Saturday, April 21, 2018

Surat Terima Kasih untuk RA Kartini

Teruntuk Ibu RA Kartini,

Source: Google

Bu saya mau mengucapkan terima kasih...

Terima kasiih karena Ibu, saya dan para wanita lainnya, bisa menuntut ilmu setinggi-tingginya, walaupun saya tau selama ini ilmu ga salah apa-apa Bu. Sekarang saya sedang mengejar gelar Sarjana saya Bu yang lari mulu, sampe saya suka ngerasa caapek Bu ngejarnya. Tapi belajar dari Ibu, saya ga menyerah. Kemana sarjana lari saya kejar Bu...

Terima kasih juga Bu, berkat Ibu masa-masa kecil saya waktu di SD berwarna karena saya dan teman-teman saya bisa jalan mundar mandir kaya model di tenagh lapangan sekolah pake kebaya. Walaupun saya ga pernah menang (mana mungkin gue menang di acara fashion show), tapi paling ngga saya dan anak-anak lainnya perna ngerasain jadi 'model'. Hehehe

Oh iya Bu, berkat Ibu juga kami para wanita merasa sangat bahagia Bu. Karena, di hari lahir Ibu, semua online shop, cafe, toko roti, salon, pasang bulu mata, apapun yang berhubungan dengan kebutuhan wanita Bu, diskon besar-besaran Bu. Karena Ibu, kami bisa belanja tapi tetap hemat. Terima kasih juga para marketing yang mengidekan diskon ini demi menarik kami ke toko-toko kalian... Saya terharu Bu... Terharu sedih, karena saya sedang tidak ada uang saat diskon ini muncul... :')

Ada lagi Bu yang ga kalah penting untuk kehidupan wanita sekarang. Karena Ibu, kami mengerti arti emansipasi wanita. Kita Bu, para wanita Indonesia tangguh, ga takut lagi Bu untuk melawan kesalahan. Contohnya, kesalahan kita dalam memilih pasangan. Kita ga takut lagi untuk ninggalin mereka yang sudah nyakitin kita Bu. Kita ga mau di jajah sama kaum laki-laki yang tidak bisa memperlakukan wanita dengan benar. Ya kaaaaan temen-temen?

Dan yang paling penting Bu. Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Ibu, karena Ibu, kami para wanita bisa menjadi apapun yang kami inginkan. Cita-cita kami semakin tinggi Bu karena Ibu. Tidak sedikit para wanita Indonesia juga membuat perubahan seperti Ibu loh Bu. Bahkan Bu, saya punya temen perempuan, dia ngelakuin pekerjaan yang seharusnya dilakukan laki-laki loh Bu. Bahkan cuman dia sepertinya yang mau kerja ngurusin kabel sampe masuk gorong-gorong. Gorong-gorong loh... Bayangin ga sih masuk gorong-gorong??????

Intinya Bu...
Saya bangga jadi wanita Indonesia. Karena di  Indonesia memiliki sejarah seperti Ibu. Tanpa Ibu, mungkin kami para wanita hanya menjadi budak cinta Bu. Lah mending kalo cinta, kalo kepaksa?

Terima kasih sekali lagi Bu saya ucapkan, terima kasih atas perjuangan-perjuangan serta pemikiran-pemikiran Ibu dalam membuat perubahan untuk wanita Indonesia. Berkat Ibu, dunia wanita Indonesia sudah tak  gelap lagi walalupun di rumah mati lampu, dan masa depan kami menjadi terang, lebih terang dari cahaya matahari. Amin!

Pengagum beratmu,
AP

"Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri." 
RA Kartini

No comments:

Post a Comment